nining,

Meletus ke permukaan dan luber ke hp dan tv milikmu.

Kita cinta fantasi, maka dari itu, nining jadi benih pemikiran yang tertanam di isi kepala kolektif. Na’asnya, ragam versi cerita kadung bersemi. Menjadi semak-semak belukar yang rawan dan gelap.

Sampai akhirnya, belukar itu di babat habis. Tinggal sisa kenyataan fakta yang telanjang. 

Layulah, buah pikiran lapak-lapak forun. Berubah bentuk mengikuti masa, bergerak beranak pinak yang bisa di pakai bercermin untuk aku sendiri. Yang pandai menjawab sesuatu, padahal soalnya saja belum sepenuhnya rampung di bacakan.

We can’t handle the truth, because we love fantasy.

Maybe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s