Nganggur

Segelas saja.

Ah brengsek, Kok enak. Dengan kepandaian beralibi, Aku antarkan enak ini sampai ke tempat bobo. 

Selagi bos-mu yang banyak mau itu masih asyik main air, lalu rebahan di toko orang. Aku sudah berlayar ke tempat tidak terbatas dengan bantalku. Di rumahku bermimpi tidur di rumah orangtuaku.

Betapa berharganya, aku punya peralatan canggih yang bernama cukup. 

Bos, Semoga mimpi-mimpimu bahagia disana. Sama seperti aku yang telah, disini. Saat ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s