cukup

Apa yang terintas dari kata cukup. cukup adalah representasi dari puncaknya kepasrahan. nyatanya tidak sedikit orang yang berani bilang “cukup”. ego dong? tambah lagi, tambah lagi.

cukupkan razekiku. nyatanya aku tidak tahu, cukupku ada di limit berapa.

cukupku bukan cukupmu. begitu juga sebaliknya. saya rasa cukup.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s