jalan terobosan.

asli. nama jalannya itu dan bengkelku juga disitu. setelah bulat satu bulan lebih sedikit, berkendara tanpa surat berkendara. akhirnya aku pilih jalur hajigofur. memutar memang, tapi aman.

berangkatku bersama ibu, karena jalurnya sama. dia turun di padasuka, aku lanjut ke hajigofur.

bagiku, etape ini selalu halu. karena tiga tahun putih biruku, aku habiskan habis-habisan di jalur-jalur menuju somawinata. hajigofur yang ekstrim, rawa yang selalu sama, tanimulya somawinata yang kadang-kadang merinding, ketika berpapasan dengan bekas smpku. semuanya seperti rindu. terimakasihku atas apa yang di bungkus hidup, khusus untuku.

itulah sebabnya kenapa hidup membawku lupa perpanjang sim, karena aku kurang bersyukur atas hidup. mungkin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s