Tutup Botol

rumah setia di ketuk. masuk-masuk. teriak setya dari ruang tivi keluarga. matanya masih tarpaku kepada acara tembang lipsing telepisi rajawali pagi hari dahsiat. karena ada si nanas yang menggonggong meraung-raung dalam benak jiwanya yang ugal-ugalan saban pagi jam tujuh.

eh nopanto. kata setia. sok duduk. eeeehhh siyamah jangan duduk di telepisi juga atuh bosque!!

setia langsung mengambil senapan angin milik bapaknya. mau di jual berapa? itu kata nopanto. yang masih duduk di atas televisi.

cicing siah! kamu mau aku Temak!? kata setia.

anyeng! gak mau ah nanti kita jadian. jawab nopanto. euh antikk deui wae siamah! ini mah aku di suruh ngalecirkeun bedil, karena nanti sore mau di pake berburu kapinis di buruan sama dedi aku. jawab setia.

akhirnya mereka berdua bernyanyi lagu kandas epitamala dengan hingar-bingar di pagi itu.

bangunlah wa yudi. gandeng siyah Monyetttt!! wa yudi menyapa RPM tinggi, dari dalam kamar.

krekek! pintu di buka. wa yudi mendatangi nopanto dan setia di ruang tamu dengan wajah merah padam.

kini wa yudi sudah sangat dekat dengan nopanto dan setia. dengan nada marah, wa yudi berkata, Lain kitu grip na koplok, dieu di gitaran ku aing!.

dan akhirnya setia, wa yudi dan nopanto menjual gitar itu kepada mang adeng. mereka berdalih gitarnya pales akut dan susah di sembuhkan.

kebetulan mang adeng saat itu tidak punya uang. hanya berkata, Jual we ka O-el-ek. 

ok. kata wa yudi, seraya berkata. Cepengan Deng! urang foto heula!

mang adeng seraya memegang leher gitar wa yudi erat erat. cekrek-cekrek-cekrek! wa yudi langsung poto selpi bersama nopanto dan setia diatas gerobak bubur ayam mang nded.

dasar Jelema Gelo!! itu kata mang adeng, sambil asyik menyantap gitar wa yudi lahap-lahap.

WA tutun Wa!! teriak bella dari bawah gerobak bubur mang nded. tidak lama turunlah mereka. lalu bella terekel naik ke gerobak mang nded seraya berkata, aingeun! dan tidak lama berselang, wa yudi mengajak setia dan nopanto naik kembali untuk popotoan pake kamera tilpun bella yang kross.

Sementara itu. dibawahnya, mang nded pun masih mengendap-endap, tilpun pulisi dari telepon cinitnit miliknya. haloo pulisi, iya ini nded, cik kesini lah, ok nuhun. tit. dipencet tombol rijek tilpunnya.

wiuwiwiwiwiuiw! meraung suara sirine. tanpa sungkar melewati gorobak mang nded.

bosque, rek kamana ari sia, gorobak nage di dieu. teriak mang nded. hampura teu ka erem, teriak jawaban dari jauh. montong balik deui siah, persahabatan kita putus! kata mang nded menangis dan masuk ke panci bubur.

sudah ded, jangan bersedih, iklaskan saja. kamu masih bisa kok mengulang ujian nasional taun depan. itu kata wa yudi dari atas gerobak bubur yang masih asyik selpi bersama bella, setia, nopanto di suhunan-nya. berisik siah monyet! jawab mang ended dari dalam panci bubur.

akhirnya. datanglah epitamala menunggangi er-ek-king kenalpot kolong, dengan sengaja menubrukan motornya ke gerobak bubur mang nded.

gudubrakkkk!!! tobbbaattttt! terdengar teriakan dalam panci bubur.

ndedddd, bubur hiji nded. kata epitamala tanpa tendeng aling-aling. muhun sakedapnya MONYETTT!! jawab mang ended yang keluar dari panci bubur.

teu jadi ketang nded, panyateh didinya jualan bubur sum-sum. hayu ah, kapayunan. epitamala pun berujar seraya berlalu. wet-wet ngeenngg! menjauh!

tanpa di sadari epitamala. wa yudi, bella, nopanto dan setia, kini berada di motor epitamala. tengkep lima.

dan putar balik ke gerobak bubur mang ended. seraya kompak mereka berkata, JANGAN KANGEN EEEEEAAAAA ENNDEEEEDDDDDD!!! daaaaddaaaahhh!!! weeet-wweeeettt-weeetttt ngeeengg!!!

karena terlalu senang ketawa-ketawa hahah-hahah, tidak terasa, motor tengkep lima itu pun sudah sampai malaisia.

wasalam.

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s