Tembus.

siang ini. di bengawan. disitu kalo sore-sore ada gerobak gorengan. enak. gorengannya. tapi bukan itu. beberapa rumah setelahnya. aku ada panggilan. padahal aku bukan laki-laki panggilan tapi kok di panggil. oh iya aku lupa. beberapa minggu sebelumnya aku menawarkan diri untuk dipanggil.

beberapa minggu. ya begitulah adanya.

karena ini bukan panggilan pertama kalinya. ini yang kedua. karena panggilan yang pertama aku batalkan karena seleksi kepentingan. seraya aku beritakan ke mereka dan mereka mengabari untuk aku kirimkan lagi aplikasinya. sampai kesempatan kedua itu ketuk lagi di satu hari milikku.

guru bahasa inggris. inilah kepentinganku dipanggil kesana.

bukan aku terlalu jumawa untuk menjadi lebih pintar dari pada yang lain. tapi. dibalik itu. aku ingin menceritakan sesuatu yang ingin aku ceritakan.

jelasnya. tidak ada hal yang menarik di etalase prestasi bahasa inggrisku. tapi aku tetap percaya diri untuk aplikasiku.

semua berjalan diluar ketakutanku. lancar dan mengesankan. senang sekali berada di sana. karena aku senang bisa berbagi cerita.

bercerita. penting ya. menurutku ini teramat penting.

karena bila 28 tahun di dunia tanpa cerita sepertinya ada yang salah dengan angka itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s