imsak

aku tahu ini tidak lama. aku tahu. maka aku kendalikan kemudiku untuk tidak berkendara terlalu jauh. bukan karena aku takut jauh dari rumah, hanya sadar ini bukan saatnya.

beberapa lembar dari halamannya sangat manis mengalir. hampir aku muntah karena derasnya melaju. menderu detak-detaknya. sampai resonansi itu pisahkan kaca-kaca batasanku.

ada awal ada akhir. semua berlaku seperti seharusnya. aku rela untuk rela. rasa yang lebih besar dari besar kini harus aku gerus wilayahnya dengan atau tanpa kesedihan.

akhirnya aku lulus dengan piagam dan jabat tangan yang membanggakan. tapi tunggu. tidak akan ada wisuda tanpa inagurasitinggal satu langkah lagi untuk bungkus semuanya dengan sempurna.

ok. akhirnya aku sudah jalani semuanya. walaupun dibantu campur tangan ibu. karena aku tahu batasku saat itu.

selamat malam.

Advertisements

3 thoughts on “imsak

  1. Wah blognya masih aktiv ternyata. terus berkaya yah bang suka banget sama tulisan-tulisannya karena pilihan katanya ajib 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s