Young & dangerous

Namanya Sheva. Aku berhutang budi kepadanya. Umurnya dua tahun kurang. Dia Memotivasiku dengan aksi. Memapahku kembali ke jalur seharusnya. Mendidikku menjadi yang semestinya. Aku malu. Sifatku yang batu seraya hancur menjadi pasir karenanya. Tinggal butiran-butiran yang kini aku pungut satu persatu untuk aku bangun kembali konstruksinya yang sketsanya aku contek dari anak usia dua tahun kurang. Yang bernama sheva.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s