Harap

Mengharap itu vertikal. Bukan horizontal.

Ekspektasimu terlalu tinggi, salahkan dirimu sendiri. Mengharap dari manusia itu berbahaya. Karena langsung menyerang hati. Sama seperti yang kamu rasakan kini.

Aku bukan Penciptamu Yang Maha Peka. Maka jangan berkeluh kesah kepadaku. Karena aku hanya manusia sepertimu terlebih aku tidak peduli.

Bila aku empati terhadap keluh kesahmu sekali-sekali. Itupun hanya strategi. Aku tahu ini artifisial. Yang sedikit-sedikit aku kikis intensitasnya. Agar aku tidak berakhir sepertimu. Menjadi kecewa karena ekspektasi mu sendiri.

Mulailah berharap kepada Pencipta. jangan kepadaku. Karena aku sama sepertimu. Manusia yang lemah lagi berkeluh-kesah.

Bila kamu masih kecewa padaku akan ini, itu urusanmu. Aku tidak mau ikut campur urusan dapur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s