air mail

sepagi ini, aku di bangunkan pesan udara dari kerabatku. dia akan datang dari tempat yang jauh kalau berjalan. ganjil memang. tidak ada hujan atau fenomena alam lain yang merekonemdasikan dia untuk hadir di pagi ini. tapi apa dayaku. dunia terlalu paradoks untuk di terka.

aku terus sibak tirai demi tirai kehidupan yang membuat nafasku naik turun. kesampingkan ragu dan takut. biar mereka duduk manis di bangku cadangan. jangan ganggu aku. aku sibuk.

sampai pada satu waktu dimana aku harus istirahat. karena manusiawi. disana aku susuri rak dan lemari ingatanku. aku kacaukan deretannya. aku biarkan mereka terbuka dan tergeletak begitu saja di lantai. karena pertannyaan ini selalu mendesakku untuk segera di jodohkan dengan jawaban.

aku menyerah. pertanyaan ini tidak bisa aku jawab. tapi disitulah aku tahu jawabannya. jawabannya adalah aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s