Another bob dylan

image

Aku temui dia di purwakarta, ini terjadi di awal tahun 2015 masehi. Ketika bus yang aku tumpangi mengharuskan purwakarta jadi jalur lintasan untuk menuju bekasi. Maklum ekonomi. Selalu ada bonus track yang bukan-bukan.

Dia dulunya adalah working class. Dan berhenti. kini jadilah dia seperti bob dylan. Bahkan lebih.

Pasalnya dia racik sendiri gitarnya. Dengan komposisi. Microphone. Aki kering. Pick up. Serta speaker. In a hole package guitar custom.

Dengan dalih output suaranya yang terlalu pelan. Dia jadikan landasan alasan untuk membangun penemuannya ini.

Petikan gitar dan suaranya menjadi flamboyan untuk terus didengar. Yang kenyamanannya sangat kontras dengan apa yang sedang aku alami ketika duduk di bus yang ekonomi lagi apa adanya.

Aku sempat bercengkrama dengannya. Sambil berbagi tembakau di kursi belakang otobus. Di aspal purwakarta ketika sore menuju senja.

Jujur. Aku tidak terlalu suka dengan karya Ebiet G. Ade. Tapi sore itu dia berhasil menghasutku untuk hafal bait per baitnya sampai kini. ketika dia membawakan lagu Ebiet G. Ade – nyanyian rindu.

Lagu yang hampir tidak pernah terpikirkan sebelumnya. untuk jadi salah satu play list pemutar lagu di telepon genggamku yang pribadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s